Anda tentunya menginginkan jarak umur
yang ideal antara anak pertama dan anak kedua Anda. Jarak yang terlalu
dekat seringkali menimbulkan frustasi bagi orang tua, terutama sang ibu.
Selain biaya persalinan dan biaya hidup anak yang semakin besar, jarak
anak yang terlalu dekat juga sangat merepotkan. Saat sang kakak belum
terlalu dewasa, ia justru akan menganggap sang adik sebagai saingan dan
malah menjauhinya. Selain itu, sang kakak akan mendapatkan kasih sayang
yang kurang saat sang adik lahir yang biasanya akan berdampak hingga
sang kakak besar nanti.
Dampak KB Variatif
Untuk itu, keberadaan KB (Keluarga
Berencana) disambut dengan antusias oleh para pasangan suami istri di
negara kita. Selain dapat mengatur jarak anak, para pasutri ini juga
tetap dapat mempertahankan keharmonisan rumah tangga mereka tanpa perlu
khawatir kebobolan alias hamil. Namun demikian, KB merupakan ramuan
ciptaan manusia sehingga KB juga memiliki dampak yang tidak selalu
positif. Selain dampak yang diakibatkan, KB juga tidak selalu menjamin
pemakainya untuk tidak memiliki anak. Beberapa kasus membuktikan mereka
tetap dapat hamil selama menggunakan KB.
Berbagai Jenis KB dan Efeknya
Berikut ini beberapa jenis KB yang perlu Anda ketahui :
1. Cincin vagina
Cincin vagina ini merupakan jenis KB
yang banyak dilakukan oleh para wanita. Pencegahan kehamilan dilakukan
dengan menerapkan cincin vagina pada area dinding Rahim. Cincin vagina
ini berukuran kecil hanya sekitar 5 cm saja. Setelah pemakaian satu
bulan, cincin ini biasanya dilepas dan sang wanita bisa mendapatkan haid
kembali. Pemasangan cincin vagina ini harus mendapatkan rekomendasi
dari dokter. Adapun efek dari penggunakan KB jenis cincin vagina adalah
sering terjadinya infeksi vagina yang dapat sembuh setelah beberapa
bulan.
2. Pil KB
Jenis KB yang satu ini juga memiliki
banyak peminat. Pasalnya, jenis KB ini tergolong mudah, yakni hanya
dengan menggunakan pil saja. Pil KB bekerja dalam tubuh dengan cara
mengeluarkan hormone estrogen dan progesterone, mengentalkan lendir
serviks sehingga sulit ditembus sperma dan mencegah ovulasi. Selain
mudah dipakai karena tinggal diminum, pil KB juga relative murah dan
mudah didapatkan. Namun seperti layaknya jenis KB lainnya, pemakaian pil
KB dapat berefek seperti naiknya berat badan, pusing, mual muntah, dan
sebagainya.
3. Sterilisasi
Pilihan KB sterilisasi merupakan pilihan
terakhir yang dipilih baik pria atau wanita yang sudah tidak ingin
memiliki keturunan. Dengan sterilisasi, seorang wanita tidak akan dapat
hamil (tubektomi) dan seorang pria sudah tidak dapat menghasilkan sel
sperma (vasektomi). Tentu saja metode KB ini biasanya diambil mereka
yang sudah memiliki banyak anak, cukup umur, dan terkena penyakit
tertentu.
4. Kondom perempuan
Jenis kondom perempuan ini merupakan
jenis KB yang paling mudah dilakukan. Cukup dengan memasang kondom
sebelum berhubungan intim, sel sperma pria tidak akan dapat menembus dinding rahim.
0 komentar:
Posting Komentar